Rabu, 05 Juni 2013

The Journey Of My Life


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, 20 april 1990 mungkin menjadi hari yang sangat bersejarah dalam keluargaku. Itulah hari kelahiranku, hari dimana aku bisa menangis pertama kali, mendengar suara merdunya adzan yang dikumandangkan oleh bapakku, merasakan kehidupan dunia yang sangat sarat akan perjuangan. Sangat ironis memang kalau mendengar cerita kehidupanku kecil, sakit silih berganti menghampiri aku dan ibuku. Hingga suatu saat waktu aku berumur 2 tahun ibuku telah pulang menghadap Alloh SWT, cerita mbah putri kepadaku. 

Singkat cerita aku diasuh oleh keluarga dari ibuku (Mbah Putri) karena bapakku memlih kehidupan bersama istri barunya. Akupun tumbuh dengan kasih sayang seorang mbah putri yang sangat luar biasa, mbah yang sekaligus menjadi figure ibu/ayah bagiku. Selama 21 tahun beliau mengasuhku dan mendidiku dengan keadaan yang serba pas-pasan. Aku banyak belajar dari beliau, dari bagaimana semangatnya beliau mengajariku tentang arti sebuah perjuangan dan tanggung jawab. Beliau orang yang tak kenal menyerah, orang yang tak mudah putus asa, pekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Dia tidak mau kalau aku sampai putus sekolah,