Rabu, 10 Februari 2016

Aku dan Liverpool

Awalnya sekali saya belum terlalu suka Liverpool. Sekitar tahun 2005/2006 ketika kasus calciopoli di italia membuat saya berpaling ke liga inggris. Jujur awalnya saya adalah seorang juventini sejati (sampai saat inipun saya masih suka memantau perkembangan klub asal turin italy tersebut).  Steven Gerrard merupakan pemain pertama yang saya suka apalagi ketika membawa liverpool juara liga champions melawan ac milan di istanbul turky. Sikap kepemimpinan gerrard yang membuat saya kepincut, sosok inspiratif, karismatik serta rendar hati. Dan saya mulai yakin bahwa tim ini bukan sekedar tim atau klub biasa! Dari situlah rasa cinta saya semakin tumbuh untuk LFC. 

Moment paling berkesan ? kalau bicara soal moment di Liga Champions 2005 banyak udah disebut, saya mau bilang moment yang paling berkesan ketika LFC datang ke Indonesia dan saya nggak bisa nonton karena lagi bokee alias ga punya duit!  Sebenernya saya punya mimpi besar, ingin suatu ketika saya bisa datang ke anfield stadium nonton langsung liverpool sekaligus bertemu S.Gerrard. Tapi kapan ya ? mungkin butuh nabung hingga bertahun -tahun. heheeee
Liverpool buat saya udah kayak segalanya dan udah jadi bagian dari diri saya. Saya gak pernah nangis untuk masalah cinta, tapi saya bisa nangis hanya karena lihat mereka gagal juara. Buat saya Liverpool itu punya arti sendiri untuk melihat hidup bagaimana kerja keras tim bisa mengubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, semangat pantang menyerah mereka, fans-fans setia selalu mendukung di situasi apapun- pantang pulang sebelum pertandingan selesai apapun hasilnya. LFC Forever !!!

"When we stand together as a family , We can achieve great things"

-Kenny Dalglish-